University of Iowa Liberty and the Pursuit of Happiness Review

The Pursuit of Happyness Review

Christopher Gardner: "it was right then that i started thinking about Thomas Jefferson on the declaration of independence and the part of our correct to life, liberty, and the pursuit of happiness. And i call up thinking how did he know to put the pursuit part in there? That peradventure happiness is someting we can only pursue and maybe we tin can actually have it. No thing what. How did he know that?"

Director: Gabrielle Muccino

Starring: Will Smith, Jaden Smith, Thandie newton, Dan Castellaneta (Homer Simpson LOL), Brian Howe.

A.R's Comment: ini bukan seperti picture-film rags to riches yang biasa kita lihat di layar kaca, moving-picture show ini membuat penonton merasa familiar karena berkaitan dengan aspek penting kehidupan dan kejadian sehari-hari yaitu "kekecewaan." Namun film ini juga memberi penonton motivas dan semangat, cerita moral yang penting dari kehidupan nyata seorang Chris Gardner. Bahwa kita mesti bertekad, pantang menyerah, dan bersyukur, demi mendapat kebahagiaan.. We must pursue "Happyness"

oke seperti review The Amazing Spiderman dulu.. gue akan mulai dengan menjawab FAQ dari publik;

i. Kenapa Sih ditulis Happyness bukan Happiness?
Jawab:oke ini ditulis karena nama dari tempat penitipan anaknya Chris Gardner namanya "Happyness" jadi memang sengaja disalahkan. tapi masih banyak sekali orang yang mempermasalahkan ini.

2. Kenapa semua di film ini terlihat kuno?
Jawab:karena picture show ini ber-Setting tahun 1981.

3. Kenapa dengan tsuya3? kenapa jarang review?
Jawab:entahlah.. (sibuk skripsi gan)

iv. Apakah mbahdarmoOoO sudah punya pacar?
Jawab:sampai sekarang masih belum.. bagi yang berminat bisa mention dia di twitter: @timothystevano

v. Kenapa Background KFG ga jelas?
Jawab:silahkan tanya admin mbahdarmoOoO

half-dozen. kenapa review si A.R ga bermutu?
Jawab:I DON'T KNOW WHO YOU ARE. Simply I Volition Notice Yous AND I WILL KILL YOU!

Based on a true story/kisah nyata:

Pada tahun 1981, Chris Gardner(Will Smith) seorang pria dari San Fransisco menginvestasikan seluruh kekayaanya ke scanner tulang yang portable. ini merupakan keputusan yang salah, harena scannernya mahal dan tidak laku. ini membuatnya bangkrut dan hilangnya keharmonisan keluarga. Istrinya Linda(Thandie Newton) meninggalkan Chris bersama anaknya Christopher(Jaden Smith). Saat ke kota bertujuan menjual scannerya, Chris bertemu seorang eksekutif dari Dean Witter, dan membuatnya terkesan dengan menyelesaikan kubus rubik dengan cepat. Pengalaman ini membuat Chris ingin bergabung dengan Dean Witter dan menjadi pialang saham. tak semuanya berjalan lancar, dia diusir dari rumahnya karena tidak bayar sewa, uang di rekeningnya di sita oleh pemerintah karena tidak bayar pajak. membuat Chris hanya punya $26 full harta. Meskipun begitu Chris tak mengeluh dan bahkan sempat membayar $v untuk taksi bosnya.. biaya yang nyaris tak sanggup ia bayar.

oiya, kalo bingung barang yang selalu dibawa Chris Gardner sepanjang cerita adalah Scanner Tulang.

Review:

Sebenernya sih , motion-picture show biopik yang "based on a true story" tuh biasanya predictable. pastilah protagonis utama yang mengalami tragedi atau kesulitan dsb, melakukan hal yang luar biasa inspiratif (makannya layak difilmkan) dan tiba-tiba sukses.

Film Biopik. inspiratif dan motivational. semacam dokumenter riwayat hidup dengan karakter utama sebagai narator. Tapi yang membuat layak ditonton dan laku adalah; bagaimana caranya mencapai akhir, The End, sampai epilog. Kisah Hidup, segala tangis, amarah, dan kebahagiaan. itulah dasar yang menjadi fondasi film biopik/rags to riches.

menurut gue ada dua hal yang menjadi inti cerita. yang pertama adalah hidup Chris Gardner yang penuh tragedi, kedua adalah hubungan Ayah-Anak Chris dan Christopher, Will Smith dan Jaden Smith (yang memang bapak-anak betulan! jadi chemistrynya solid sekali dan penonton pun merasa aura keluarga yang dalam jika menonton motion-picture show ini)

Yang bagus dari film ini adalah tidak bosan, movie ini sangat realistis, rapi dan unik. Film ini lain dari motion picture Route to Success biasanya, dimana setelah ketidakberuntungan dan beberapa nasib sedih, sukses langsung datang bagaikan sebuah kado yang dibungkus rapi. Tidak! The Pursuit of Happyness mengikuti motif yang sangat biasa dalam hidup, yang sering dialami manusia, kejadian seperti kegagalan, kesialan, peluang gagal, usaha yang sia sia. Dengan kata lain The Pursuit of Happyness terasa sangat familiar.

bagaikan sebuah dongeng realistis. sebuah cerita yang bisa diceritakan pada anak-cucumu. sebuah Mimpi yang ditonton. film ini menghadirkan rintangan sulit dalam hidup dan protagonis kita Chris Gardner melaluinya LIKE A Dominate. "F*CK YEA"

seems legit...

Volition Smith! yes WILL SMITH! si agen rahasia, Legenda, Superhero, dan Polisi Playboy dari miami.. dapat nominasi Oscar berkat penampilannya yang luar biasa. Will Smith mendapatkan peran yang menantang dan lagi-lagi(dan lagi) dia BERSINAR. Will Smith benar-benar dapat mengekspresikan perasaan Chris Gardner pada pemirsa. peran yang ia mainkan penuh dengan Kharisma, Humor, dan Kejeniusan yang tidak bisa di imitasi. (FYI Chris Gardner yang asli awalnya kurang setuju dengan ide bahwa Will Smith yang memainkan dirinya, dia merasa Volition Smith yang sering main picture show aksi kurang cocok master film seperti ini.. tapi dia yakin berkat putrinya yang bilang "kalo dia bisa meranin Muhammad Ali, dia bisa meranin papa dong!")

Ga bisa apa sih Volition Smith? dia menyelamatkan dunia dari Alien, dia menemukan obat penangkal Zombie, dia bisa mendapatkan esensi dan rasa yang membuat kita seperti menonton Muhammad Ali yang asli! peran dia di Pursuit of Happyness is OSCAR WORTHY (tapi kalah sama Forrest Whittaker yang dapat Best Actor.) walaupun ga menang, cuma nominasi, bagi KFG, Volition Smith is the Winner! (A.R yah, mbahdarmoOoO ga ngerti soal akting dan seni teater soalnya masih bocah.)

The Beauty of this film adalah menginspirasi kita agar sukses dan memberi tekad yang kuat untuk menggapainya sekaligus mengajarkan kita bersyukur atas apa yang kita peroleh, kebahagiaan tak selamanya ada. Chris Gardner merupakan personifikasi tekad pantang menyerah, perjuanga dalam mengejar kebahagiaan... The Pursuit of Happyness.

dan juga menimbulkan what if scenario

Bagaimana jika Chris Gardner seorang pemalas...

cukup sekian karena saya mesti mencari orang yang bertanya FAQ no.half-dozen

Score:

8.0 of 10

saya rasa tidak ada salahnya mengutip kata kata tentang kebahagiaan dari orang hebat..

When I was v years old, my female parent ever told me that happiness was the key to life. When I went to schoolhouse, they asked me what I wanted to be when I grew upwards. I wrote down 'happy.' They told me I didn't understand the assignment, and I told them they didn't empathize life.
~ John Lennon




mutchlerstanothom.blogspot.com

Source: http://kritikusfilmgadungan.blogspot.com/2012/08/the-pursuit-of-happyness-2006-review.html

0 Response to "University of Iowa Liberty and the Pursuit of Happiness Review"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel